Kamis, 10 April 2014

Bolehkah Memberi Dengan Tidak Ikhlas ?




Di dunia ini berisikan orang yang ikhlas dan tidak ikhlas. Bila begitu, bolehkah seseorang tidak ikhlas melakukan sesuatu di dunia ini? Waktu kecil, apakah kita ikhlas pergi beribadah sekolah minggu di gereja? Bisa ya, bisa tidak. Kebanyakan kita melakukannya agar memperoleh uang jajan dan dipaksa oleh orang tua, minimal tidak dimarahi orang tua. Tapi sekarang, apakah kita beribadah supaya diberi uang jajan oleh orang tua dan agar tidak dimarahi orang tua? Tentu tidak. Mudah-mudahan sekarang kita sudah ikhlas ke gereja. Jadi sering-sering ke gereja agar ikhlas dengan sendirinya. Artinya, tidak menunggu ikhlas dulu baru beribadah ke gereja.

Demikian pula dengan memberi, mungkin awalnya belum 100 persen ikhlas memberi. Ada sedikit keterpaksaan. Ada sedikit kesombongan. Ada sedikit pamer. Bermacam-macamlah. Tapi ketika sering melakukannya maka kita akan menemukan arti ikhlas dan terbentuk karakter yang ikhlas dengan sendirinya. Mana yang mau dipilih dari dua hal ini : tidak ikhlas memberi atau ikhlas tidak memberi. Yang pertama donk. Sekali lagi, bukan ikhlas dulu baru memberi tapi beri dulu nanti jadi ikhlas. Hebat khan!!!